Language | Indonesian | English Search
 
Responsible Care Award 2007 Dari KNRCI
May 29, 2007

Mei 2007, Eksekutif Magazine
Responsible Care Award 2007 KNRCI
Industri kimia rentan akan risiko bahaya kebakaran, peledakan, keracunan, pencemaran lingkungan dan penyakit akibat kerja. Namun pemerintah hanya mampu mengimbau industri kimia mematuhi standar etika kerja guna meminimalisasi risiko. Ajang penghargaan untuk memberikan motivasi kepada industri kimia bersama-sama melaksanakan kode etik sekaligus rujukan pengelolaan bahan kimia menjadi himbauan efektif.

Komite Nasional Responsible Care Indonesia (KNRCI) untuk kedua kalinya akan memberikan penghargaan "Responsible Care Award 2007" kepada perusahaan kimia anggota KNRCI yang berhasil menjalankan standar etika dan best practice dari Responsible Care (RC). Responsible Care telah diimplementasikan di 52 negara dan Indonesia sebagai anggota Responsible Care Leadership Group (RCLG) dan International Chemical Council Association (ICCA) ke 42 sejak Agustus 1999. KNRCI berdiri 23 Oktober 1997 didukung 73 anggota aktif dari 89 perusahaan terdaftar sebagai anggota. Terdiri dari 59 perusahaan industri kimia sebagai full member dan 14 perusahaan jasa logistik sebagai associate member.

" Ajang pengakuan dan penghargaan kepada perusahaan yang menerapkan praktik Responsible Care Management dan meningkatkan kinerja Kesehatan Lingkungan dan Keselamatan Kerja harus sering dilakukan. Dengan sendirinya industri akan memproduksi dan memasarkan bahan-bahan secara aman dan sehat untuk konsumen," Frank Moniaga, Ketua Presidium KNRCI saat peluncuran Responsible Care Award 2007.

Ke depan Frank Moniaga berjanji, KNRCI akan terus menyusun dan menjalankan berbagai kegiatan penerapan sistem penanganan bahan berbahaya, sosialisasi Global Harmonized System melaui seminar, workshop dan roadshow ke beberapa industri kimia di daerah. Enam kode etik management practice dari RC; kepedulian komunitas/ masyarakat dan tanggap darurat, pencegahan pencemaran, proses pencegahan bencana pada fasilitas industri, keamanan dalam distribusi, proses kesehatan dan keselamatan kerja, dan proses penanganan produk dari desain sampai pada terurainya di alam (Product Stewardships Code).

You are visitor number:
countercountercountercountercounter