Language | Indonesian | English Search
 
Responsible Care® is about Performance.
Aug 13, 2007

Kualitas kinerja industri kimia Indonesia harus diukur melalui Key Performance Indicators (KPI). Hanya sesuatu yang bisa diukur dapat diperbaiki kinerjanya.

KPI di sosialisasikan pada Roadshow di Palembang

Palembang (NL Juni 2007)
Setelah meraih keberhasilan pada Roadshow di Regional Management-I (Bontang Kaltim Februari 2006), kemudian disusul berturut-turut Roadshow di RM-III (Cikampek Juni 2006 dan di Cilegon, Mei 2007), di RM-II (Surabaya, Agustus 2006), dan yang terakhir di RM-IV (Palembang, Juni 2007). Keberhasilan dari kegiatan Roadshow & Seminar, diraih pada Roadshow di RM-I (Bontang) dan di RM-III (Cikampek), ditandai dengan bergabungnya perusahaan / industri kimia dan industri penunjang (logistic) sebagai anggota baru KN-RCI. Roadshow terkini diadakan di Palembang lebih fokus pada pengenalan Key Performance Indicator (KPI).

Tujuan KPI
Tujuan dari indikator kinerja kunci atau Key Performance Indicator (KPI) dimaksudkan untuk menilai sejauh mana efektivitas implementasi Responsible Care®, pada setiap industri atau perusahaan anggota KN-RCI. Mekanismenya melalui tahapan proses:

  • Setiap perusahaan anggota KN-RCI secara berkala mengumpulkan data mengenai Kesehatan, Keselamatan Kerja dan Lingkungan (K3L).
  • KN-RCI akan menghimpun data dari para anggotanya yang merefleksikan kinerja industri /para anggota tersebut.
  • Data kinerja perusahaan tidak akan ditampilkan secara individu, tetapi sebagai gambaran agregat nasional yang dapat difahami oleh kalangan awam (non-technical audience). Publikasi tahunan oleh KN-RCI.
  • Hal ini akan menunjukkan trend industri dan menilai telah sejauh mana pencapaian dirinya sehingga akan terpacu untuk meningkatkan kinerjanya.

Mengapa perlu KPI
Spirit penerapan KPI dilandasi oleh keterbukaan yang merupakan suatu bagian yang “vital” dalam Responsible Care®. Sehingga pelaporan kinerja yang akurat merupakan “jantung” dari Responsible Care®. Penyempurnaan dan peningkatan prestasi atau kinerja perusahaan juga perlu dikomunikasikan kepada para pelanggan, regulator, karyawan, stakeholders dan masyarakat. Dengan demikian KPI tidak akan menjadi beban, melainkan sebaliknya, memberikan feed-back dan citra positif bagi perusahaan bila disosialisasikan dengan tepat kepada seluruh karyawan, sehingga dapat dilaksanakan dengan komitmen sepenuh hati, tentu hal ini bersifat TOP – DOWN, akan tetapi dapat menimbulkan kebanggaan bagi masing-masing individu karyawan.

Pemukulan gong oleh Ir. Dadang Heru Kodri Direktur Utama PT Pusri menandai Pembukaan Roadshow & Seminar RC di Palembang, 7 Juni 2007 disaksikan oleh Ketua Presidium KN-RCI Frank Moniaga (no. 1 dari kanan), RM-IV Leader, Ir. Indra Jaya (no.2 kanan) dan Sekjen KN-RCI, Setyabudhi Zuber (kiri).

KPI telah dilaksanakan di sebagian besar negara - negara yang telah menerapkan Responsible Care® di Eropa, dikoordinir oleh CEFIC (asosiasi industri kimia Eropa), di Jepang, oleh JRCC-JCIA (Japan Responsible Care Council – Japan Chemical Industry Association), di Amerika Serikat oleh ACC (American Chemiistry Council), di Canada dikoordinir oleh CCMA (Canadian Chemical Manufacturer Association), dan di Australia oleh PACIA (Plastic and Chemical Industry Association). Di ASEAN, KPI telah diterapkan di Malaysia (CICM), Singapore (SCIC), dan akan menyusul Thailand (FTI) dan Philippine (SPIK). Parameter dalam KPI oleh Responsible Care Leadership Group (RCLG) diserahkan kepada masing-masing Asosiasi Nasional, sesuai dengan prioritas.

KN-RCI telah menyusun draft KPI yang dirintis oleh kelompok industri di Regional Management-III dan akan terus disempurnakan berdasarkan masukan dari para anggota maupun dari instansi terkait. Sangat diharapkan para anggota KN-RCI turut berpartisipasi dalam program KPI ini. Selain pengenalan KPI oleh Setyabudhi Zuber, dalam Roadshow di Graha Pupuk Srwidjaja Palembang pada 7 Juni 2007, juga ditampilkan topik mengenai Fokus Baru Responsible Care oleh Ketua Presidium, Frank Moniaga, tentang manfaat Responsible Care & Verifikasi oleh Maman Setiaman, mengenai Product Stewardship & Global Warming Potential Gases oleh Adi Sunariadi,

Peserta Roadshow menyimak presentasi yang disampaikan oleh Tim KN-RCI  dan pembicara dari Pemda setempat.

pengenalan Globally Harmonized System oleh Dr. Emy Togelang, pengenalan PROPER oleh Bapedalda Sumatera Selatan dan Kesiapan Tanggap Darurat oleh Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palembang.

Roadshow dibuka oleh Direktur Utama PT Pupuk Sriwidjaja (PUSRI), Ir. Dadang Heru Kodri pada pukul 08.30 pagi dan ditutup pada pukul 17.30 oleh Direktur Produksi PT PUSRI, Ir. Indra Jaya yang juga anggota Presidium KN-RCI dan Leader untuk Regional Management-IV. Roadshow dihadiri oleh 125 peserta dan undangan dari PUSRI dan perusahaan dikawasan Sumatera Selatan, serta undangan dari BAPEDALDA Prop. Sumatera Selatan, Pemda Kota Palembang, staf dosen dan mahasiswa Universitas Sriwidjaja dan Universitas Muhammadiah Palembang.  

Tim Roadshow KN-RCI sempat menikmati Musi Trip. Ketua Presidium KN-RCI, Frank Moniaga berbincang dengan Adi Sunariadi (Regulatory Affairs Team) di atas boat dengan latar belakang panorama jembatan Ampera S. Musi yang menghubungkan seberang Ulu dan seberang Ilir Kota Palembang.

Sehubungan dengan berbagai Roadshow yang telah diselenggarakan, Presidium KN-RCI menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Direksi dan Manajemen PT Pupuk Kaltim, PT Pupuk Kujang, PT Petrokimia Gresik, PT DuPont Agriculture Indonesia, PT Bayer Materialscience, PT Nippon Shokubai Indonesia, PT Dye Star Indonesia dan PT Pupuk Sriwidjaja. Industri atau perusahaan akan lebih merasakan manfaat sebagai anggota KN-RCI apabila turut berperan aktif terutama dilingkungan Regional Management yang bersangkutan seperti dalam penyelenggaraan regional meeting dengan Pemda setempat atau exchange experience sesama industri / anggota KN-RCI. Tantangan untuk Regional Mangement termasuk RM-IV adalah perlu untuk lebih berperan dalam ”menggulirkan” program-program regional untuk sharing best practice.(SZ)

Download this article (pdf).

You are visitor number:
countercountercountercountercounter